Tampilkan postingan dengan label Terungkap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terungkap. Tampilkan semua postingan

Mengerikan Inilah 8 Makanan Palsu Buatan China!


Inilah 8 makanan palsu buatan China yang perlu kamu waspadai, berbahaya buat kesehatan. Sungguh negeri ini menghalalkan segala cara.

Kita tahu bahwa banyak sekali hal-hal menarik dari negeri China, mulai dari tembok raksasaya yang merupakan warisan dari sejarah dan budaya leluhur. Tapi hal yang sangat terkenal dari negara ini adalah di bidang perdagangan, China terkenal dengan negara yang bisa membuat produk tiruan atau KW seperti barang elektronik, tas, dan benda-benda lainnya. Sepertinya apapun bisa dibuat disana. Bukan hanya itu saja ternyata China bisa membuat makanan KW. Banyak sekali makanan palsu yang sampai sekarang ini masih di produksi dan disebarkan di China. 
Berikut ini adalah 8 daftar makanan palsu yang berbahaya buatan China yang perlu kamu ketahui !
1. Beras plastik. Terbuat dari kentang, ubi dan resin sintesis yang dibuat sedemikian rupa hingga sangat mirip dengan beras.
2. Tahu kimia. Seorang pekerja mengaku mencampurkan protein kedelai dengan tepung, monosodium glutamat dan es. Lalu dikemas dengan merek perusahaan tahu terkenal.
3. Tikus rasa daging kambing. Pedagang menambahkan bahan kimia ke tikus, musang dan rubah lalu menjualnya sebagai daging kambing.
4. Susu melamin. Melamin memiliki kegunaan industri namun tidak untuk dikonsumsi. Sebanyak 53.000 bayi di China mengalami keracunan. Melamin dicampurkan untuk menambahkan kadar protein pada susu.
5. Madu palsu. Ada dua jenis madu palsu yang diproduksi di China. Yang pertama masih menggunakan campuran madu, yang kedua hanya menggunakan air, tawas dan campuran gula serta pewarna.
6. Air minum kemasan terkontaminasi. Pedangan yang curang mengisi ulang botol kemasan dengan air yang terkontaminasi bakteri e-coli dan dikemas seperti minuman dengan dengan standart keamanan teruji.
7. Bihun dari pakan ternak. Pegusaha nakal di China memproduksi bihun dengan biji yang busuk dan berjamur selain itu bihun tersebut dicampur dengan zat-zat kimia pemicu kanker
8. Telur palsu. Tidak hanya beras saja, telur pun bisa dipalsukan di China dengan campuran kalsium karbonat, bubuk gypsum dan lilin parafin para penjual bisa membuat telur palsu dengan mudah.
Itulah beberapa makanan KW atau palsu yang berasal dari China. Tetap waspada dan teliti dengan apa yang kamu konsumsi. Kamu juga bisa artikel ini supaya sahabat dan keluarga anda mengetahui bahaya dari makanan palsu ini. 
Sumbe: Famous People! (non)

Polisi Berondong Satu Keluarga Dalam Mobil, Ternyata Hanya Karena Itu Sopir Tetap Jalan

Alasan kenapa sopir tak berhenti saat distop polisi mulai terungkap. Mobil Honda City jadi sasaran tembakan polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, karena kabur saat razia kendaraan. Satu orang tewas dan beberapa terluka.


"Sopirnya (Diki) takut dan lari karena tak ada SIM. Pajak mobil juga mati," kata Wawan Triatno di RSUD Sobirin, Lubuklinggau, Rabu (19/4/2017).

Wawan adalah suami Novianti (35), salah satu penumpang yang menjadi korban penembakan. Novianti terluka di pundak kanan. Saat kejadian, Wawan tak ikut di dalam mobil.

"Kata istri saya, mobil ditembak dari belakang. Lalu mobil lari," tutur Wawan, yang beralamat di Karya Bakti, Lubuklinggau Timur, Lubuklinggau.

Peristiwa penembakan itu terjadi di Simpang Periuk, Lubuklinggau, Selasa (18/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, polisi gabungan menggelar razia terkait dengan pencurian kendaraan bermotor. Nah, mobil Honda City yang dikemudikan Diki tak berhenti. Mobil itu pun dikejar polisi.

Polisi menyebut sudah melepaskan tembakan peringatan, tapi mobil tak berhenti. Akhirnya mobil itu ditembak. Dalam kejadian ini, salah satu penumpang, Surini (54), tewas terluka tembak di bagian dada dan perut.

Cerita Novianti, Penumpang Mobil yang Ditembaki Polisi

Novianti (35) tergolek lemah di RSUD Sobirin, Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Pundak dan tangannya diperban. Dengan wajah kuyu, dia menceritakan penembakan terhadap mobil yang ditumpanginya.

"Berhentilah Pak, nanti ditembak Pak Polisi," kata Novianti di RSUD Sobirin, Rabu (19/4/2017). Novianti mengatakan hal itu kepada sopir Diki.

Saat itu, Selasa (18/4), Diki melajukan mobil setelah melewati razia. Diki diketahui tak memiliki SIM. Pajak mobil juga mati. Dia memilih kabur dari razia.

"Mungkin dia (Diki) nggak dengar. Kemudian (mobil) langsung ditembak dari belakang. Nggak tahu berapa tembakan. Pokoknya banyak," ungkap Novianti.

Pas mobil berhenti di Simpang Periuk, polisi datang sempat marah. "Kenapa nggak berhenti!" kata Novianti menirukan teriakan polisi tersebut.

Karena ada yang tertembak, semua panik. Polisi ikut membantu mengevakuasi ke rumah sakit. Surini (54) tewas dalam kejadian ini. Sementara satu penumpang, Indra (33) kritis dan dilarikan ke Palembang.